Lewati ke konten utama

Apa perbedaan antara konten Komersial dan Editorial?

Panduan singkat tentang bagaimana setiap jenis konten dapat digunakan

Jawaban sederhana untuk perbedaan antara konten komersial dan editorial adalah bagaimana konten tersebut diizinkan untuk digunakan. Mengklasifikasikan sebuah gambar, klip, atau ilustrasi sebagai komersial atau editorial memang sedikit agak rumit, tetapi memahami perbedaannya sangat penting karena hal ini akan memengaruhi cara Anda memotret, merekam, atau membuat ilustrasi untuk proyek berikutnya serta bagaimana konten tersebut dapat dilisensikan.

Konten yang dilisensikan untuk penggunaan komersial memiliki lebih banyak batasan daripada konten yang dilisensikan untuk penggunaan editorial karena konten komersial digunakan untuk tujuan periklanan dan promosi. Untuk konten komersial, diperlukan izin dari pemilik properti, artis, dan orang-orang yang dapat dikenali dalam gambar, sedangkan untuk konten editorial tidak diperlukan karena konten ini digunakan untuk kepentingan publik melalui media berita.

​Bagaimana Konten Komersial Dapat Digunakan

Seperti namanya, konten komersial dapat digunakan untuk mengomersialkan, memonetisasi, menjual, mempromosikan, dan mengiklankan suatu produk, bisnis, atau layanan. Konten ini dapat digunakan pada papan reklame, situs web, blog, brosur, Iklan Facebook, atau bahkan iklan televisi.

Sebagai contoh, misalnya sebuah agen perjalanan ingin mempromosikan wisata sehari dari Rio de Janeiro dan membutuhkan sebuah foto untuk situs web mereka. Foto yang mereka cari akan digunakan untuk tujuan komersial sebagai iklan bagi agen perjalanan mereka untuk menarik pelanggan yang diharapkan akan membeli paket wisata.

Gambar di bawah akan menjadi pilihan yang tepat. Gambar ini memiliki rilis model bertanda tangan dari wanita yang memberi wewenang kepada fotografer untuk melisensikan gambar kepada agen stok. Tidak ada logo atau nama merek pada pakaiannya, dan lokasi ini, Ilha Grande, tidak dibatasi, oleh karena itu, gambar ini dapat dilisensikan untuk penggunaan komersial.

User-added image

​Persyaratan untuk Konten Komersial

Secara umum, konten komersial memerlukan:

  • Izin dari setiap orang yang dapat dikenali dalam gambar dalam bentuk rilis model yang ditandatangani dan sah yang memungkinkan fotografer (pembuat film atau ilustrator) untuk melisensikan konten secara komersial

  • Rilis properti yang ditandatangani dan sah, jika berlaku, untuk properti pribadi yang dapat dikenali, karya seni, grafiti, dan tato yang memberikan izin dari pemilik properti untuk memberikan lisensi komersial atas konten tersebut

  • Tidak boleh ada merek dagang, nama perusahaan, atau logo yang terlihat dalam konten

  • Bahwa gambar tersebut bebas dari pelanggaran atas kekayaan intelektual apa pun

  • Bahwa lokasi, objek, atau peristiwa tidak dibatasi

Bagaimana Konten Editorial Dapat Digunakan

Editorial adalah kebalikan dari komersial karena konten editorial tidak dapat digunakan untuk menjual, mempromosikan, atau memonetisasi bisnis, produk, atau layanan. Konten ini dapat berisi logo, nama bisnis, dan orang yang dikenal tanpa rilis model. Konten editorial tidak boleh digunakan untuk memonetisasi bisnis, tetapi dapat digunakan untuk tujuan berita atau pendidikan. Jenis editorial ini disebut sebagai editorial dokumenter. Organisasi berita, seperti BBC atau The New York Times, sering kali menggunakan gambar stok dalam feed berita mereka untuk mengilustrasikan suatu cerita, peristiwa, atau perkembangan berita.

User-added image

Sebagai contoh, Guardian UK dapat menggunakan sebuah gambar yang diambil di dalam kedai kopi Starbucks untuk mendampingi artikel tentang pendapatan perusahaan, pergantian kepemimpinan, atau pengumuman besar dari perusahaan tersebut. Meskipun gambar ini tidak mendokumentasikan suatu peristiwa, gambar ini mendokumentasikan bagaimana orang menggunakan ruang publik dan berinteraksi dengan suatu bisnis. Gambar ini tidak dibuat dengan pengarahan pose atau diubah secara digital. Gambar ini mendokumentasikan suatu momen pada suatu waktu.

​Persyaratan untuk Konten Editorial Dokumenter

Konten editorial dokumenter harus:

  • Memenuhi persyaratan Metadata Kontekstual, Dokumentasi Hukum, dan Kekayaan Intelektual Shutterstock.

  • Subjek tidak diminta bergaya dengan pose tertentu atau pergerakannya diarahkan oleh fotografer

  • Tidak boleh diubah dalam tahap pascaproduksi (pemotongan (cropping), penyesuaian eksposur, dan konversi ke hitam-putih dapat diterima).

Tidak seperti konten komersial, editorial dokumenter pada dasarnya tidak perlu memiliki rilis model dan properti serta dapat berisi nama dan logo bisnis. Namun, banyak lokasi dan acara memiliki batasan khusus yang tercantum di halaman Pembatasan Gambar yang Diketahui.

Meskipun gambar acara seperti konser, pacuan kuda, pertandingan sepak bola, atau peragaan busana tidak memerlukan rilis model dan dapat berisi logo, gambar tersebut mungkin memerlukan kredensial pers. Kredensial diperoleh melalui pihak penyelenggara tempat dan memberikan izin kepada fotografer untuk memotret atau merekam suatu acara.

Jenis konten editorial lainnya adalah Editorial Ilustratif. Konten editorial ilustratif secara kreatif menceritakan suatu kisah, ide, atau konsep yang dapat digunakan untuk mengilustrasikan berita, peristiwa terkini, atau subjek yang menarik minat manusia. Sebagai contoh, gambar boneka Barbie di sebuah pemakaman ini dapat digunakan untuk mendampingi sebuah cerita tentang berakhirnya masa kanak-kanak atau cara menghadapi kehilangan. Foto ini jelas dibuat dengan pengaturan, tetapi memiliki cerita untuk disampaikan dan menggambarkan sebuah konsep. Gambar ini tidak dapat dilisensikan secara komersial karena Ken dan Barbie akan melanggar hak kekayaan intelektual Mattel, pencipta dan pemilik hak cipta boneka tersebut.

User-added image

​Persyaratan untuk Konten Editorial Ilustratif

Konten Editorial Ilustratif harus:

Memenuhi persyaratan Metadata Kontekstual, Dokumentasi Hukum, dan Kekayaan Intelektual Shutterstock.

Apakah pertanyaan Anda terjawab?