Apabila kiriman konten Anda ditolak dengan alasan "Konten tidak memenuhi standar kualitas minimum kami", penolakan ini mungkin disebabkan oleh salah satu masalah berikut:
Kontennya sama sekali tidak fokus
Konten secara tidak sengaja terkesan lembut
Titik fokusnya bukan pada subjek
Gerakan yang tidak disengaja atau kamera kabur
Bidang fokus terus berubah karena fokus otomatis (khusus video)
Contoh fokus yang tidak dapat diterima:
Gambarnya lembut secara keseluruhan dan tidak memiliki titik fokus yang tajam. Minimalnya, gagang pintu dan lubang kunci harus dalam fokus yang tajam.
Area fokus tajam terletak pada tubuh anak anjing, padahal seharusnya pada matanya.
Fokus tertuju pada kulit pohon padahal seharusnya berada pada kepala siput dan tentakel optiknya.
Dalam contoh ini, masalah fokus disebabkan oleh kombinasi antara kaburnya gerakan (subjek bergerak) dan guncangan kamera (kecepatan shutter lambat).
Klip tersebut memiliki titik fokus lembut yang tidak memenuhi standar kami dan tidak dapat diterima.
Contoh fokus yang dapat diterima:

Pria muda mendengarkan musik dari ponsel pintar. Dia sedang mendengarkan musik dari ponsel pintar di kota karya Ivanko80
Kedalaman bidang sempit, tetapi titik fokus tajam dan terletak di mata pria itu di tempat yang seharusnya.
Kedalaman bidang sangat sempit, tetapi fokusnya tajam pada bagian depan sendok es krim dan es krimnya.

Fokusnya tidak tajam secara merata di seluruh gambar, tetapi elemen latar depan dan latar belakang masih dalam rentang yang dapat diterima.
Diambil dengan kedalaman bidang yang dangkal, maka fokusnya akan tepat pada kakinya di latar depan, bukan pada wajahnya.
Meskipun bidang fokus sedikit bergeser, fokusnya mengikuti subjek utama melalui frame.
Fokusnya tetap pada pria yang melakukan breakdance di jalan.
Klip karya Multifocus
Kelembutan, white balance dan pijar lensa semuanya bekerja sama menghasilkan sketsa yang sukses dan autentik.
Klip karya Burlingham
Teknik Rack fokus telah berhasil dieksekusi dengan menciptakan transisi yang mulus dari fokus pada jam alarm ke pria di tempat tidur.
Saran Kami
Investikan untuk lensa berkualitas. Lensa tetap, lensa yang memiliki panjang fokus tetap, merupakan pilihan yang bagus. Lensa jenis ini memiliki lebih sedikit elemen lensa internal, yang menghasilkan konten lebih tajam. Lensa zoom, lensa dengan panjang fokus yang dapat diubah-ubah, lebih serbaguna, tetapi memiliki lebih banyak komponen internal, yang dapat mengakibatkan fokus menjadi kurang tajam.
Temukan titik optimal lensa Anda dengan mengambil beberapa foto percobaan untuk mengetahui aperture mana yang menghasilkan konten paling tajam. Titik optimal setiap lensa akan berbeda, tetapi secara umum dapat ditemukan dua titik di atas pengaturan aparture terlebar.
Pertahankan jarak yang sama antara kamera dan subjek saat mengikuti subjek di sepanjang adegan agar tetap fokus
Berinvestasilah pada lensa makro untuk mengambil gambar jarak dekat dan detail, seperti fotografi makanan. Lensa makro dapat memfokuskan pada objek yang sangat dekat dengan lensa.
Gunakan aperture lebar untuk foto close-up (f/2,8, f/4) untuk menciptakan kedalaman bidang yang dangkal, yang mengaburkan latar belakang dan menarik perhatian ke subjek utama.
Gunakan aperture yang lebih kecil untuk lanskap (mis. f/16 atau f/22), memastikan semuanya dari latar depan hingga latar belakang berada dalam fokus.
Saat memotret orang, tempatkan titik fokus pada mata subjek. Potret yang paling indah pun dapat rusak jika mata subjeknya tidak fokus.
Gunakan tripod untuk mengurangi guncangan kamera.
Untuk rekaman, jika merekam dengan fokus otomatis, pastikan pengaturan fokus disetel ke fokus area tunggal dan tidak berkelanjutan untuk mengurangi pergeseran pada bidang fokus.
Gunakan kecepatan shutter yang cepat (mis. 1/250s atau lebih besar) untuk menghindari gerakan yang tidak disengaja atau keburaman kamera. Semakin cepat kecepatan shutter yang digunakan, semakin kecil kemungkinan subjek Anda menjadi buram. Aturan praktis yang baik adalah memastikan kecepatan shutter Anda lebih besar dari panjang fokus lensa yang Anda gunakan.
Ambil beberapa foto subjek Anda untuk meningkatkan peluang menghasilkan gambar yang tajam. Hal ini terutama penting saat memotret dengan kedalaman bidang yang dangkal untuk memastikan titik fokus berada di lokasi yang tepat. Setelah memotret, lihat foto Anda dalam
Pembesaran 100% dan buang foto yang memiliki masalah fokus atau kabur. Hanya kirimkan foto paling tajam dari set tersebut.
Apabila Anda tidak memahami alasan penolakan gambar Anda atau jika Anda memerlukan klarifikasi tambahan, Anda dapat selalu menghubungi tim dukungan kontributor.













